Della, Arfahtul Aeni (2026) LARANGAN PERKAWINAN ANTAR DESA PERSPEKTIF 'URF (Studi Kasus Desa Banjaranyar Kecamatan Sokaraja dan Desa Kramat Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas). Skripsi thesis, UIN Prof. K.H Saifuddin Zuhri.
|
Text
DELLA ARFAHTUL AENI_LARANGAN PERKAWINAN ANTAR DESA PERSPEKTIF 'URF (Studi Kasus Desa Banjaranyar Kecamatan Sokaraja dan Desa Kramat Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas).pdf Download (4MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis larangan perkawinan antar desa dalam perspektif ‘urf. Larangan perkawinan antar desa merupakan salah satu bentuk praktik adat yang masih dijumpai dalam kehidupan masyarakat tertentu di Indonesia. Tradisi ini umumnya didasarkan pada kepercayaan turun-temurun yang diyakini dapat menjaga keharmonisan sosial atau menghindari hal-hal yang dianggap membawa dampak negatif. Namun, dalam perspektif hukum Islam, khususnya melalui pendekatan ‘urf (kebiasaan yang berlaku di masyarakat), keberadaan larangan tersebut perlu dikaji lebih mendalam mengenai kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip syariat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan normatif-empiris. Data diperoleh melalui wawancara dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, masyarakat setempat dan pejabat desa serta observasi langsung terhadap praktik sosial yang berlangsung. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan studi dokumentasi untuk memperkuat data lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan perkawinan antar desa lebih didasarkan pada kepercayaan dan mitos yang tidak memiliki dasar yang kuat dalam syariat Islam. Namun ada 3 pasangan yang meangsungkan perkawinan dan melanggar kepercayaan pada kedua desa tersebut yaitu, perkawinan yang diakukan oleh PW dan NS yang dialkukan sekitar pada tahun 1997, perkawinan yang dilakukan oleh MA dan N dilakukan sekitar pada tahun 2000, dan perkawinan yang dilakukan oleh CY dan H yang dilakukan sekitar pada tahun 1990. Dalam kajian ‘urf, Tradisi ini hanyalah mitos lokal yang hanya berlaku di Desa Banjaranyar dan Desa Kramat saja ('Urf Khusus) yang berupa praktik kebiasaan masyarakat dan keluarga yang secara aktif mencegah, menolak, atau membatalkan rencana pernikahan jika melibatkan pasangan dari kedua desa tersebut ('Urf Amali) yang tidak memiliki landasan hukum Islam, sehingga tidak wajib untuk dipatuhi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Larangan Perkawinan, ‘Urf, Kemaslahatan |
| Subjects: | 2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.1 Masyarakat Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Della Arfahtul Aeni |
| Date Deposited: | 24 Apr 2026 06:35 |
| Last Modified: | 24 Apr 2026 06:35 |
| URI: | http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/36977 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
