PREFERENSI PETANI TEMBAKAU TERHADAP SISTEM TEBASAN SEBAGAI EFISIENSI PENJUALAN (Studi Kasus di Desa Kedawung Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal)

Muhammad Faiz, Isnan Asari (2025) PREFERENSI PETANI TEMBAKAU TERHADAP SISTEM TEBASAN SEBAGAI EFISIENSI PENJUALAN (Studi Kasus di Desa Kedawung Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal). Skripsi thesis, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI FAIZ ASARI REVISI MUNAQ (1).pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi petani tembakau dalam memilih sistem penjualan tebasan serta menganalisis dampaknya terhadap efisiensi penjualan di Desa Kedawung, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal. Sistem tebasan merupakan metode penjualan beli di mana pembeli memborong seluruh tanaman tembakau sebelum panen, sehingga petani tidak perlu melakukan proses panen maupun pemasaran secara mandiri. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah petani tembakau serta masyarakat yang memahami praktik jual beli lokal. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan mengkaji proses pengambilan keputusan petani dalam menentukan sistem penjualan tembakau, khususnya penggunaan sistem tebasan. subjek penelitian terdiri atas petani tembakau yang memiliki lahan dan telah melakukan transaksi jual beli hasil pertanian dengan sistem tebasan, serta narasumber pendukung seperti tokoh masyarakat dan pemuka agama. Informan utama meliputi petani tembakau dan ketua kelom[pok tani yang terlibat langsung dalam praktik jual beli tebasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani lebih memilih sistem tebasan karena dinilai lebih praktis, cepat, dan mampu memberikan kepastian pendapatan, terutama pada kondisi ketebalan harga pasar dan risiko cuaca yang tidak disebutkan. Selain itu, keterbatasan akses pasar serta minimnya pengetahuan petani mengenai pemasaran tembakau menjadikan sistem tebasan sebagai pilihan dominan. Dari aspek efisiensi penjualan, sistem tebasan terbukti mampu mengurangi biaya operasional petani, terutama biaya panen dan distribusi, serta meminimalisir risiko kerugian. Namun demikian, sistem ini juga menimbulkan beberapa kelemahan, seperti harga jual yang cenderung lebih rendah dibandingkan sistem penjualan kiloan dan ketergantungan petani terhadap penebas. Secara keseluruhan, sistem tebasan menjadi preferensi utama petani tembakau karena memberikan kemudahan transaksi dan kepastian ekonomi jangka pendek.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Preferensi Petani, Sistem Tebasan, Efisiensi Penjualan, Tembakau
Subjects: 300 Social sciences > 330 Economics > 335 Socialism and related systems
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Muhammad Faiz Isnan Asari
Date Deposited: 15 Jan 2026 07:47
Last Modified: 15 Jan 2026 07:47
URI: http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/35470

Actions (login required)

View Item View Item