Dominasi Tradisi Dan Ekonomi Sebagai Pendorong Pernikahan Di Bawah Umur Di Kelurahan Tanjung Priok

Anilda, Cyta Aprilia (2025) Dominasi Tradisi Dan Ekonomi Sebagai Pendorong Pernikahan Di Bawah Umur Di Kelurahan Tanjung Priok. Skripsi thesis, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI ANIL JADI (1).pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Pernikahan di bawah umur masih menjadi fenomena sosial yang sulit dihilangkan meskipun Undang-Undang Perkawinan di Indonesia telah menetapkan batas usia minimal 19 tahun bagi laki-laki dan perempuan. Praktik ini tidak hanya menimbulkan persoalan hukum, tetapi juga berdampak terhadap keberlangsungan hidup anak, khususnya dalam aspek pendidikan, kesehatan, dan kesiapan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong terjadinya pernikahan di bawah umur di Kelurahan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara dengan pasangan yang menikah di bawah umur, tokoh masyarakat, aparat kelurahan, serta kepala KUA Tanjung Priok, disertai observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernikahan di bawah umur di Kelurahan Tanjung Priok masih cukup tinggi, dengan faktor utama pendorongnya adalah tradisi dan ekonomi. Dampak dari pernikahan dini antara lain hilangnya kesempatan pendidikan bagi anak perempuan dan ketidaksiapan dalam menjalani tanggung jawab rumah tangga. Upaya yang dilakukan pemerintah dan masyarakat dalam mengurangi praktik tersebut meliputi peningkatan pendidikan, pemberdayaan ekonomi keluarga, sosialisasi dan edukasi, peningkatan kesadaran hukum, serta penguatan peran tokoh agama dan lembaga sosial. Dalam perspektif Hukum Keluarga Islam, pernikahan seharusnya berlandaskan prinsip kemaslahatan, kesiapan lahir dan batin, serta bertujuan membentuk keluarga sakinah. Namun, faktor tradisi dan ekonomi sering kali menggeser nilai tersebut, sehingga anak, terutama perempuan, berada dalam posisi yang rentan secara fisik, mental, dan sosial. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kesadaran hukum, pendidikan, serta perubahan pola pikir masyarakat agar praktik pernikahan di bawah umur dapat diminimalisir sesuai dengan prinsip keadilan dan perlindungan anak dalam Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pernikahan di bawah umur, tradisi, ekonomi, Tanjung Priok, hukum keluarga Islam.
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.3 Munakahat > 2x4.31 Nikah (Nasab, RUkun, Akad, Maskawin, Mut'ah dll)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Anilda Cyta Aprilia
Date Deposited: 29 Oct 2025 02:05
Last Modified: 29 Oct 2025 02:05
URI: http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/34088

Actions (login required)

View Item View Item