Afif, Ibnu Mubarok (2025) PANDANGAN TOKOH MASYARAKAT TERHADAP TRADISI BÉGALAN DALAM PERNIKAHAN ADAT BANYUMAS PERSPEKTIF ‘URF. Skripsi thesis, UIN Prof.K.H. Saifuddin Zuhri.
|
Text
SKRIPSI AFIF IBNU MUBAROK_2017302144.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana tradisi Bégalan, yang merupakan bagian integral dari pernikahan adat di Banyumas, dipandang oleh tokoh masyarakat di Desa Sudimara, Cilongok. Serta meninjau apakah tradisi ini sejalan dengan ‘Urf. Tradisi ini, yang melibatkan dialog, tarian, dan simbolisme, dipahami sebagai sarana untuk menyampaikan pesan moral dan nasihat kepada calon pengantin serta masyarakat yang hadir. Dikarenakan, selain sebagai tradisi budaya dalam prosesi pernikahan di Banyumas, sebagian masyarakat percaya bahwa jika anak sulung menikah tanpa melaksanakan tradisi Bégalan, mereka akan menghadapi berbagai ujian dalam kehidupan berkeluarga. Dengan kata lain, Bégalan dianggap sebagai upaya untuk menolak bala dan melindungi pasangan pengantin dari kesulitan di masa depan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Penelitian ini dilakukan di lapangan, melibatkan wawancara mendalam dengan delapan informan, termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama, dan dua pasangan suami istri yang telah melaksanakan tradisi Bégalan. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari dokumen, literatur, dan referensi terkait yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas tokoh masyarakat memandang tradisi Bégalan secara positif, menganggapnya sebagai media untuk menyampaikan nilai-nilai moral, pendidikan karakter, dan tanggung jawab dalam berumah tangga. Selain itu, tradisi ini dinilai tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam, sehingga dapat dilestarikan sebagai bagian dari budaya lokal. Meskipun ada skeptisisme dari beberapa masyarakat mengenai kepercayaan akan kemampuan Bégalan untuk menolak bala, konsensus umum adalah bahwa tradisi ini seharusnya terus dilaksanakan dengan pemahaman yang benar dan bijaksana. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan penting tentang akulturasi antara budaya lokal dan ajaran Islam dalam konteks pernikahan, serta memperkuat identitas budaya masyarakat Banyumas. Kata kunci: Pandangan tokoh masyarakat terhadap tradisi Bégalan, perspektif ‘urf.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pandangan tokoh masyarakat terhadap tradisi Bégalan, perspektif ‘urf |
| Subjects: | 2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.9 Adat Istiadat > 2x6.94 Adat Istiadat setempat |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Afif Ibnu Mubarok |
| Date Deposited: | 14 Oct 2025 07:30 |
| Last Modified: | 14 Oct 2025 07:30 |
| URI: | http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/33389 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
