ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM DALAM PENOLAKAN GUGATAN MAHAR TANAH YANG BERKAITAN DENGAN HUTANG PIUTANG KARENA KETIDAKWENANGAN MENGADILI (STUDI PUTUSAN NO 392/Pdt.G/2021/PA.Blk)

Dewi, Oktavia (2025) ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM DALAM PENOLAKAN GUGATAN MAHAR TANAH YANG BERKAITAN DENGAN HUTANG PIUTANG KARENA KETIDAKWENANGAN MENGADILI (STUDI PUTUSAN NO 392/Pdt.G/2021/PA.Blk). Skripsi thesis, UIN Prof. K.H.Saifuddin Zuhri.

[img]
Preview
Text
Dewi Elsyari Oktavia_Analisis Yuridis Putusan Hakim Dalam Penolakan Gugatan Mahar Tanah Yang Berkaitan Dengan Hutang Piutang Karena Ketidakwenangan Mengadili.pdf

Download (11MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya problem yuridis dalam Putusan Pengadilan Agama Bulukumba Nomor 392/Pdt.G/2021/PA.Blk, di mana gugatan istri terkait mahar berupa tanah ditolak dengan alasan objek perkara dikuasai oleh pihak ketiga (ayah mertua) dan dikategorikan sebagai sengketa hutang piutang. Putusan tersebut menyatakan Pengadilan Agama tidak berwenang mengadili perkara tersebut, sehingga berdampak pada terabaikannya hak istri atas mahar dan menimbulkan ketidakpastian hukum. Padahal, mahar merupakan hak mutlak istri yang dijamin oleh hukum Islam dan perundang-undangan nasional. Penelitian ini berupaya mengkaji kesesuaian pertimbangan hukum hakim dengan prinsip-prinsip yuridis serta melihat sejauh mana penerapan prinsip maṣlaḥah mursalah dalam penyelesaian sengketa ini. Penelitian ini berfokus pada analisis yuridis terhadap Putusan Nomor 392/Pdt.G/2021/PA.Blk sebagai bentuk koreksi yudisial, serta mengkaji penerapan prinsip maṣlaḥah mursalah dalam pertimbangan hakim. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data yang digunakan merupakan data sekunder, yang terdiri dari bahan hukum primer berupa Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, Kompilasi Hukum Islam, KUH Perdata, dan Putusan Nomor 392/Pdt.G/2021/PA.Blk serta bahan hukum sekunder berupa literatur, jurnal, dan penelitian terdahulu, dan bahan hukum tersier seperti kamus hukum. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim tingkat banding membatalkan putusan sebelumnya dan menyatakan bahwa sengketa mahar termasuk dalam kewenangan absolut Pengadilan Agama meskipun objeknya dikuasai pihak ketiga. Pertimbangan hukum hakim banding dinilai lebih tepat secara normatif dan mencerminkan perlindungan terhadap hak istri. Penerapan prinsip maṣlaḥah mursalah dalam pertimbangan hakim tampak dalam keberpihakan pada keadilan substantif dan kemaslahatan pihak yang dirugikan. Putusan ini mencerminkan pentingnya pendekatan hukum yang tidak hanya formil, tetapi juga substantif dan kontekstual dalam perkara keluarga Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Analisis Yuridis, Putusan Hakim, Gugatan Mahar, Hutang Piutang, Kewenangan Mengadili, Pengadilan Agama, Maṣlaḥah Mursalah
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.3 Munakahat > 2x4.31 Nikah (Nasab, RUkun, Akad, Maskawin, Mut'ah dll)
2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.2 Politik > 2x6.22 Sistem Pemerintahan
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Dewi Elsyari Oktavia
Date Deposited: 24 Jul 2025 08:38
Last Modified: 24 Jul 2025 08:38
URI: http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/32851

Actions (login required)

View Item View Item