Safril, Kurniawan (2025) UPAYA KELUARGA PERANTAU DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN KELUARGA PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM DAN TEORI RESILIENSI KELUARGA WALSH (Studi Kasus Di Desa Kalisari Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas). Skripsi thesis, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri.
|
Text
Safril Kurniawan_UPAYA KELUARGA PERANTAU DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN KELUARGA PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM DAN TEORI RESILIENSI KELUARGA WALSH.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Fenomena merantau yang dilakukan oleh kepala keluarga di Desa Kalisari, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, menjadi pilihan yang lazim demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Namun, keputusan ini seringkali berdampak pada ketahanan rumah tangga karena hubungan suami istri dijalani dalam jarak jauh. Penelitian ini berusaha menelusuri bagaimana dampak hubungan jarak jauh terhadap pemenuhan hak dan kewajiban suami istri serta upaya yang dilakukan keluarga perantau dalam mempertahankan ketahanan rumah tangga menurut perspektif Hukum Keluarga Islam dan teori Resiliensi keluarga dari Froma Walsh. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan di Desa Kalisari, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan yang terdiri dari istri perantau, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa. Pendekatan yuridis-sosiologis digunakan untuk menganalisis realitas sosial yang terjadi di lapangan dengan merujuk pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Kompilasi Hukum Islam, serta teori Resiliensi keluarga dari Froma Walsh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga perantau menghadapi berbagai hambatan dalam mewujudkan ketahanan keluarga, seperti hilangnya kepercayaan, komunikasi yang terputus, ketidakterpenuhinya nafkah lahir dan batin, serta ketimpangan peran dalam rumah tangga. Ketiga aspek utama dalam teori Resiliensi keluarga, yakni sistem keyakinan, pola organisasi keluarga, dan proses komunikasi, belum berjalan secara optimal. Dalam konteks hukum keluarga Islam, pemenuhan hak dan kewajiban suami istri belum tercapai secara seimbang. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran kolektif dan dukungan sosial untuk membantu keluarga perantau menjaga ketahanan rumah tangganya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keluarga Perantau, Hukum Keluarga Islam, Resiliensi Walsh. |
| Subjects: | 2x0 Islam (Umum) > 2x0.3 Islam dan Ilmu Sosial 300 Social sciences > 306 Culture and institutions > 306.85 Family (Keluarga) 300 Social sciences > 340 Law |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Safril Kurniawan |
| Date Deposited: | 23 Jul 2025 02:35 |
| Last Modified: | 23 Jul 2025 02:35 |
| URI: | http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/32557 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
