TRADISI DIBA’AN: FUNGSI SOSIAL KEAGAMAAN DAN IDENTITAS BUDAYA DALAM PELESTARIAN BUDAYA MASYARAKAT DUSUN KUMAMBANG, DESA CILIBUR, KECAMATAN PAGUYANGAN, KABUPATEN BREBES

Ratna, Handayani (2025) TRADISI DIBA’AN: FUNGSI SOSIAL KEAGAMAAN DAN IDENTITAS BUDAYA DALAM PELESTARIAN BUDAYA MASYARAKAT DUSUN KUMAMBANG, DESA CILIBUR, KECAMATAN PAGUYANGAN, KABUPATEN BREBES. Skripsi thesis, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.

[img]
Preview
Text
RATNA HANDAYANI_TRADISI DIBA’AN FUNGSI SOSIAL KEAGAMAAN DAN IDENTITAS BUDAYA DALAM PELESTARIAN BUDAYA MASYARAKAT DUSUN KUMAMBANG, DESA CILIBUR, KECAMATAN PAGUYANGAN, KABUPATEN BREBES.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Tradisi Diba’an di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, dilaksanakan secara bersama tanpa memandang status sosial dan latar belakang ekonomi. Tradisi ini dilaksanakan setiap satu Minggu sekali sebagai rutinan, dengan sistem pelaksanaan bergantian dari rumah satu ke rumah yang lain. Kegiatan dalam tradisi ini berupa pembacaan Kitab Maulid Diba’, tahlil dan doa serta makan bersama diujung kegiatan. Kajian ini berfokus pada fungsi sosial keagamaan dan identitas budaya dalam pelestarian budaya masyarakat di Dusun Kumambang, Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan metode penelitian budaya yaitu Etnografi dengan jenis penelitian kualitatif. Sumber primer dalam penelitian ini didapatkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan data sekunder didapatkan dari berbagai karya ilmiah seperti artikel, dan jurnal. Selanjutnya pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi serta triangulasi data. Karena mengkaji fungsi tradisi Diba’an, dalam penelitian ini menggunakan Teori Fungsionalisme yang digagas oleh Talcott Parsons. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa, pertama, Diba’an memiliki fungsi sosial sebagai media interaksi sosial, mempererat silaturahmi dan solidaritas, serta mengandung fungsi sosial lain seperti kesejahteraan dan keadilan sosial. Kedua, tradisi Diba’an memiliki fungsi keagamaan dalam meningkatkan iman kepada Allah SWT dan Rosulullah SAW, selain itu juga memiliki fungsi sebagai sara Pendidikan kegamaan. Selain itu tradisi ini juga berfungsi sebagai identitas budaya bagi para pelaksananya. Kata kunci: Diba’an, Identitas Budaya, Fungsi, Sosial, Keagamaan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Diba’an, Identitas Budaya, Fungsi, Sosial, Keagamaan
Subjects: 2x0 Islam (Umum) > 2x0.3 Islam dan Ilmu Sosial
2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.1 Masyarakat Islam
2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.1 Masyarakat Islam > 2x6.13 Interaksi Sosial
2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.1 Masyarakat Islam > 2x6.15 Kelompok Sosial
2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.9 Adat Istiadat
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora > Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: Ratna Handayani
Date Deposited: 17 Jul 2025 08:32
Last Modified: 17 Jul 2025 08:32
URI: http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/32127

Actions (login required)

View Item View Item