Lulu, Jamilah (2024) Pandangan Al-Qur'an mengenai Workaholisme (analisis Teori keseimbangan Fritz Heider). Skripsi thesis, UIN Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto.
|
Text
LULU JAMILAH_PANDANGAN AL-QURAN MENGENAI WORKAHOLISME.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pandangan Al-Quran tentang workaholisme yang terjadi di masyarakat umum dengan menggunakan teori keseimbangan yang dicetuskan oleh psikolog Fritz Heider. Teori ini menjelaskan tentang harus adanya keseimbangan yang harus diperhatikan dalam suatu hubungan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif terhadap ayat-ayat Al-Quran yang menyoroti larangan bersikap workaholisme serta kajian literatur mengenai teori keseimbangan Heider Hasil analisis seacara global pada ayat-ayat workaholisme ini menunjukkan bahwa Al-Quran secara tegas melarang umatnya untuk bersikap workaholisme, karena itu merupakan perbuatan yang berlebihan, sedangkan sesuatu yang berlebihan itu dilarang. Al-Quran menganjurkan umatnya agar melakukan pekerjaan sesuai dengan takaran dan kemampuan yang dimiliki, harus seimbang antara kehidupan dunia dan akhirat. Analisis pada ayat-ayat workaholisme yang telah dipilih oleh penulis dengan menggunakan teori keseimbangan Heider ini, menunjukkan hasil yaitu dikatakan seimbang apabila memenuhi tiga unsur pada teori ini, yaitu unsur individu (pelaku workaholisme), unsur objek (Pekerjaan), dan unsur aspek kehidupan lainnya. Pada 4 ayat yang dipilih yaitu surat Al Ghasiyah:2-3 memiliki hubungan negatif karena menunjukkan ketidakseimbangan antar tiga unsur, dalam ayat tersebut hanya mementingkan kehidupan dunia. Surat Az Zumar:39 menunjukkan keseimbangan, karena tiga unsur tersebut terpenuhi dan memiliki hubungan yang positif. Surat al-Jumuah: 11 ada indikasi keseimbangan, karena antara individu, kerja dan ibadah seimbang dilakukan oleh seseorang. Surat Al-Baqarah: 286 menjelaskan bahwa Allah tidak akan membebani seseorang melebihi kesanggupannya, maka jika seseorang bekerja secara berlebihan atau melebihi batas maka ia tidak memperhatikan perintah Allah, dan dia melalaikan tugasnya sebagai hamba Allah yaitu untuk senantiasa beribadah dan mengingat Allah. Kata kunci: Al-Quran, keseimbangan, Workaholisme Pandangan Al-Quran Mengenai Workaholisme (Analisis Teori Keseimbangan Fritz Heider) Lulu Jamilah NIM. 2017501039 Al-Qur'an and Tafsir Sciences Study Program Department of Qur'an and History Studies Faculty of Ushuluddin, Adab, and Humanities Professor Kiai Haji Saifuddin Zuhri State Islamic University Purwokerto Jl. A. Yani 40-A (+62-281)-635625 Purwokerto 53126 Email: [email protected] ABSTRACT This research aims to analyze the Al-Quran's view of workaholism in general society using the balance theory proposed by psychologist Fritz Heider. This theory explains that there must be a balance that must be maintained in a relationship. The research method used is a qualitative descriptive analysis of verses from the Koran which highlight the prohibition against workaholism as well as a literature study regarding Heider's theory of balance.The results of a general analysis of workaholisme verses show that the Koran strictly forbids its followers from being workaholic, because that is an excessive act, while anything excessive is prohibited. The Koran recommends its people to do work according to the measure and abilities they have, there must be a balance between worldly life and the afterlife. The research method used is a qualitative descriptive analysis of verses from the Koran which highlight the prohibition against workaholism as well as a literature study regarding Heider's theory of balance. Analysis of the workaholism verses that have been selected by the author using Heider's balance theory, shows the results, namely that it is said to be balanced if it fulfills the three elements of this theory, namely the individual element (doer of workaholism), the object element (work), and the elements of other aspects of life. . In the 4 selected verses, namely Surah Al Ghasiyah verse 3, it has a negative relationship because it shows an imbalance between the three elements, in this verse it is only concerned with worldly life. Surah Az Zumar verse 39 shows balance, because these three elements are fulfilled and have a positive relationship. In Surah al-Jumuah verse 11 there is an indication of balance, because between individuals, work and worship are carried out in balance by a person. Surah Al-Baqarah verse 286 explains that Allah will not burden a person beyond his ability, so if someone works excessively or exceeds limits then he is not paying attention to Allah's commands, and he is neglecting his duties as a servant of Allah, namely to always worship and remember Allah. Keyword: Al-Quran, balance, Workaholisme
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 2x1 Al Qur'an dan Ilmu Berkaitan > 2x1.08 Sejarah dan deskripsi Al Qur'an 2x1 Al Qur'an dan Ilmu Berkaitan > 2x1.1 Ilmu Al Qur'an > 2x1.19 Ilmu Al Qur'an Lainnya |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora > Ilmu Al Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Lulu Jamilah sdri |
| Date Deposited: | 29 Oct 2024 07:05 |
| Last Modified: | 29 Oct 2024 07:05 |
| URI: | http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/27921 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
