PERTIMBANGAN HUKUM PUTUSAN PERKARA NO. 0006/PDT.GS/2019/PA.PBG PADA PENGADILAN AGAMA PURBALINGGA TENTANG WANPRESTASI AKAD MUSYARAKAH PERSPEKTIF KOMPILASI HUKUM EKONOMI SYARIAH (KHES)

Nugroho, Notonegoro (2026) PERTIMBANGAN HUKUM PUTUSAN PERKARA NO. 0006/PDT.GS/2019/PA.PBG PADA PENGADILAN AGAMA PURBALINGGA TENTANG WANPRESTASI AKAD MUSYARAKAH PERSPEKTIF KOMPILASI HUKUM EKONOMI SYARIAH (KHES). Masters thesis, UIN K.H. SAIFUDDIN ZUHRI PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
TESIS NUGROHO NOTONEGORO COMPLETE Final FEBRUARI.pdf

Download (6MB) | Preview

Abstract

Akad Musyarakah, yaitu kerja sama usaha dengan pembagian keuntungan sesuai proporsi modal masing-masing pihak. Meskipun akad ini secara formal sah, wanprestasi sering terjadi, di mana salah satu pihak tidak memenuhi kewajibannya sesuai akad, menimbulkan kerugian materiil dan menurunkan kepercayaan dalam transaksi ekonomi syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Akad Musyarakah berdasarkan KHES (Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah), khususnya Pasal 20 tentang akad dan Pasal 21–22 tentang rukun dan syarat sah akad, serta menelaah konsekuensi wanprestasi menurut KUHPerdata. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dan yuridis empiris, dengan studi kasus Putusan Pengadilan Agama Purbalingga Nomor 0006/Pdt.GS/2019/PA. Pbg, serta analisis dokumen akad dan bukti persidangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tergugat tidak memenuhi kewajiban pembayaran pokok, bagi hasil, dan denda keterlambatan, sehingga terjadi wanprestasi. Berdasarkan KHES Pasal 20 dan KUHPerdata (Pasal 1237, 1243, 1266, 1267), debitur wajib membayar ganti kerugian dan menanggung risiko wanprestasi. Kerugian materiil penggugat mencapai Rp 50.996.000,00. Putusan pengadilan yang mengabulkan gugatan sebagian menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap akad, prinsip amanah, keadilan, dan kejujuran sebagai dasar moral dan hukum dalam transaksi ekonomi syariah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa wanprestasi bukan sekadar masalah hukum formal, tetapi pelanggaran prinsip moral dan etika bisnis syariah, dan pengadilan agama memiliki peran penting dalam menegakkan kepastian hukum bagi pihak yang menepati akad.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Pertimbangan Hukum, Wanprestasi, Musyarakah, KHES.
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.2 Muamalah
Divisions: Pascasarjana > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Nugroho Notonegoro
Date Deposited: 23 Feb 2026 02:35
Last Modified: 23 Feb 2026 02:35
URI: http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/36100

Actions (login required)

View Item View Item