NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRADISI APITAN DI DESA LOSARI KECAMATAN RAWALO KABUPATEN BANYUMAS

FARID, PRIHANDOYO (2025) NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRADISI APITAN DI DESA LOSARI KECAMATAN RAWALO KABUPATEN BANYUMAS. Masters thesis, UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri.

[img]
Preview
Text
FARID PRIHANDOYO_Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Apitan Di Desa Losari Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Tradisi Apitan yang merupakan budaya masyarakat warisan dari para leluhur yang masih melekat pada masyarakat Desa Losari Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas sebagai ungkapan wujud rasa syukur. Tradisi Apitan yang masih dilestarikan dan diyakini oleh masyarakat memiliki relevansi kuat dengan ajaran agama Islam, meskipun dalam praktiknya sering kali berakulturasi dengan budaya setempat. Fokus penelitian ini mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk nilai-nilai pendidikan Islam (nilai akidah, ibadah, akhlak, dan sosial kemasyarakatan), proses internalisasi nilai-nilai tersebut kepada masyarakat melalui pelaksanaan tradisi Apitan, dan kontribusi nilai-nilai Pendidikan Islam dalam membentuk keterikatan masyarakat terhadap tradisi apitan serta tradisi Apitan dalam perspektif sosiologi teori konstruksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh adat, tokoh agama, panitia, dan masyarakat setempat, serta dokumentasi ritual tradisi. Analisis data dilakukan dengan melalui kondensasi data, penyajian data, analisis data dengan metode triangulasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam tradisi Apitan terkandung nilai-nilai pendidikan Islam yang, meliputi: nilai Akidah (Keimanan), nilai ibadah (dzikir dan doa bersama, sedekah, tausiyah), nilai akhlak (kekeluargaan, toleransi, gotong royong, tanggung jawab, menjaga kelestarian alam), dan nilai sosial kemasyarakatan (solidaritas dan gotong royong, silaturrahmi, ukhuwah). Proses internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam terjadi secara informal melalui partisipasi aktif masyarakat dalam setiap rangkaian tradisi, bimbingan dari tokoh agama, tokoh adat serta pembiasaan. Kontribusi nilai-nilai pendidikan Islam dalam membentuk keterikatan masyarakat terhadap tradisi Apitan terjadi melalui proses akulturasi antara agama dan budaya yang memiliki peran sebagai media penyampaian pesan untuk mentransformasi dan menginternalisasi nilai-nilai pendidikan Islam di masyarakat yang berfungsi sebagai pondasi moral dan sosial dalam memperkuat karakter religius dan berbudaya masyarakat di tengah berkembangnya modernisasi.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Pendidikan Islam, Internalisasi Nilai, Nilai-nilai Pendidikan Islam, Tradisi Apitan
Subjects: 2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.9 Adat Istiadat > 2x6.94 Adat Istiadat setempat
Divisions: Pascasarjana > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: FARID PRIHANDOYO
Date Deposited: 15 Jan 2026 08:38
Last Modified: 15 Jan 2026 08:38
URI: http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/35344

Actions (login required)

View Item View Item