PENGARUH FEAR OF MISSING OUT (FOMO), PENGGUNAAN PAYLATER, DAN STRES AKADEMIK TERHADAP IMPULSIVE BUYING (Studi Pada Mahasiswa Pengguna Shopee di Purwokerto)

Nuning, Ermawati (2025) PENGARUH FEAR OF MISSING OUT (FOMO), PENGGUNAAN PAYLATER, DAN STRES AKADEMIK TERHADAP IMPULSIVE BUYING (Studi Pada Mahasiswa Pengguna Shopee di Purwokerto). Skripsi thesis, UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri.

[img]
Preview
Text
NUNING ERMAWATI_PENGARUH FEAR OF MISSING OUT (FOMO), PENGGUNAAN PAYLATER, DAN STRES AKADEMIK TERHADAP IMPULSIVE BUYING (Studi Pada Mahasiswa Pengguna Shopee di Purwokerto).pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Perkembangan era digital dan tingginya penetrasi internet telah mendorong dominasi e-commerce, dengan Shopee sebagai platform terkemuka di Indonesia. Fenomena ini memunculkan perilaku konsumtif baru di kalangan mahasiswa, yang rentan terhadap Fear of Missing Out (FOMO), dimudahkan oleh layanan Paylater, serta mengalami tekanan akademik. Kombinasi faktor psikologis, sosial, dan finansial ini diduga kuat memicu terjadinya impulsive buying, sehingga menjadi hal krusial untuk diteliti, khususnya pada mahasiswa pengguna Shopee Paylater di Purwokerto. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh fear of missing out (fomo), penggunaan paylater, dan stres akademik terhadap impulsive buying pada mahasiswa pengguna shopee paylater di Purwokerto. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan populasi mahasiswa pengguna shopee paylater di Purwokerto. Perhitungan sampel menggunakan rumus lemeshow dengan margin of error 5% sehingga didapat sebesar 385 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling insidental. Data dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas, analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) FOMO tidak berpengaruh signifikan terhadap impulsive buying (sig. 0,226 > 0,05); (2) penggunaan paylater berpengaruh signifikan terhadap impulsive buying (sig. 0,000 < 0,05); dan (3) stres akademik berpengaruh signifikan dengan kontribusi terbesar terhadap impulsive buying (sig. 0,000 < 0,05). Secara simultan, ketiga variabel independen terbukti berpengaruh signifikan dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,683, yang berarti variabel FOMO, penggunaan paylater, dan stres akademik mampu menjelaskan 68,3% variasi dalam impulsive buying, sedangkan 31,7% dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian ini.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: fear of missing out (FOMO), penggunaan paylater, stres akademik, impulsive buying
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 150 Psychology > 158 Applied psychology > 158.1 Personal Improvement and Analysis
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Nuning Ermawati
Date Deposited: 13 Dec 2025 03:56
Last Modified: 13 Dec 2025 03:56
URI: http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/34193

Actions (login required)

View Item View Item