PANDANGAN ULAMA NU DAN MUHAMMADIYAH BANYUMAS TERHADAP FENOMENA CHILDFREE: TINJAUAN MAQĀṢID SYARĪ’AH

Shafa, Sausa Augist (2025) PANDANGAN ULAMA NU DAN MUHAMMADIYAH BANYUMAS TERHADAP FENOMENA CHILDFREE: TINJAUAN MAQĀṢID SYARĪ’AH. Skripsi thesis, UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri.

[img]
Preview
Text
Shafa Sausa Augist_Pandangan Ulama NU dan Muhammadiyah Banyumas Terhadap Fenomena Childfree Tinjauan Maqasid Syariah.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Perkembangan zaman dan perubahan pola pikir masyarakat telah melahirkan fenomena childfree, yaitu keputusan pasangan suami istri untuk tidak memiliki anak. Fenomena ini menimbulkan beragam tanggapan, terutama dalam konteks masyarakat Muslim yang menjadikan syariat Islam sebagai pedoman hidup. Di Indonesia, khususnya di wilayah Banyumas, pandangan ulama dari dua organisasi Islam besar, yaitu Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, menjadi rujukan penting dalam menyikapi persoalan ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pandangan ulama NU dan Muhammadiyah di Banyumas terhadap fenomena childfree dalam perspektif maqāṣid syarī‘ah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data primer diperoleh melalui wawancara dengan enam ulama NU dan Muhammadiyah Banyumas, yakni 3 ulama dari NU dan 3 Ulama dari Muhammadiyah, sementara data sekunder berasal dari literatur serta hasil penelitian terdahulu. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan menitikberatkan pada prinsip-prinsip maqāṣid syarī‘ah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama NU dan Muhammadiyah di Banyumas memandang fenomena childfree sebagai keputusan yang bertentangan dengan salah satu tujuan utama syariat, yaitu hifz al-nasl (memelihara keturunan). Namun, sebagian ulama juga menilai bahwa keputusan tersebut dapat ditoleransi apabila didasarkan pada alasan yang rasional dan tidak bertentangan dengan prinsip kemaslahatan. Dalam pandangan maqāṣid al-syarī‘ah kontemporer, seperti pemikiran Jasser Auda, keputusan pribadi seperti childfree sebaiknya dilihat secara kontekstual dan tetap berorientasi pada kemaslahatan manusia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Childfree, Ulama NU, Muhammadiyah, Banyumas, Maqāṣid Syarī‘ah.
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.02 Ushul Fiqih
2x4. Fiqih > 2x4.3 Munakahat > 2x4.39 Aspek Munakahat lain (KB, Bayi tabung dll)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Shafa Sausa Augist
Date Deposited: 29 Oct 2025 01:51
Last Modified: 29 Oct 2025 01:51
URI: http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/34066

Actions (login required)

View Item View Item