TIA MUGI, WINASIH (2025) MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK HARMONI SOSIAL PADA KOMUNITAS MULTIKULTURAL (Studi Kasus SMPN 2 Adipala Cilacap). Masters thesis, UIN Prof K.H Saifuddin Zuhri Purwokerto.
|
Text
TIAMUGIWINASIH_REPOSTORY_2025.pdf Download (8MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam membentuk harmoni sosial pada komunitas multikultural ( Studi kasus SMPN 2 Adipala Cilacap). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode flield research dan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan prosedur analisis data Miles dan Hubermen yang terdiri dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1.Realita dinamika sosial terjadi dikarenakan peran yang dilakukan oleh dua struktur sistem yakni struktur formal dan struktur informal di dalam sekolah, dimana kedua struktur memiliki “Pembagian kerja” sebagai bentuk solidaritas sosial melakukan perubahan dan perkembangan, membentuk elemen-elemen baru salah satunya kurikulum berbasis inklusif-multikultural yang akan berdampak terhadap pola interaksi dalam proses pembelajaran intrakulikuler (model pembelajaran Pendidikan Agama Islam), kokulikuler, ekstrakulikuler, budaya sekolah dan hidden currriculum. Sekolah Sebagai sistem mempunyai fungsi membantu siswa-siswi untuk belajar mengenai nilai dan norma serta budaya, selanjutnya menyediakan ruang mereka untuk beradaptasi dengan perbedaan dimana struktur di dalamnya berusaha mengatur prilaku mereka dalam berkehidupan sosial. 2. Potret harmoni sosial terbentuk dalam pembelajaran intrakulikuler, kokulikuler dan ekstrakulikuler dengan tiga dimensi yakni sikap rukun, guyup dan hasil hubungan “equilibrium”. 3. Model pembelajan PAI dalam membentuk harmoni sosial siswa multikultural, mengacu pada pembelajaran berbasis Islam inklusif-multikultural dengan model inquiri dan problem solving meliputi ATP dan modul pembelajaran memuat materi yang: pertama, materi mencangkup teks-teks normatif, perlu diintegrasikan kasus relevan dengan realitatas kehidupan. Kedua, proses belajar di dasarkan pada pendekatan yang mengintegrasikan metode kolaboratif dalam diskusi kelompok. Ketiga, evaluasi pembelajaran mencangkup seluruh aspek kepribadian dan kemampuan siswa sesuai tujuan pembelajaran. Model ini berhasil membentuk harmoni sosial dengan mengubah proses pembelajaran menuju paradigma siswa yang tidak hanya mampu dalam berfikir, kemampuan dalam bertindak namun menjadi paradigma siswa yang to live together (keinginan untuk hidup bersama). Kata Kunci: Sekolah, Harmoni Sosial, Multikultural dan Model Pembelajaran PAI
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Model Pembelajaran |
| Subjects: | 2x0 Islam (Umum) > 2x0.9 Islam dan Bidang Lainnya |
| Divisions: | Pascasarjana > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Tia Mugi Winasih sdri |
| Date Deposited: | 25 Oct 2025 01:15 |
| Last Modified: | 25 Oct 2025 01:15 |
| URI: | http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/33707 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
