Dwi, Tanur Juliatun (2025) EFEKTIVITAS BIMBINGAN PRA NIKAH DALAM MENINGKATKAN KEKUATAN IKATAN PASANGAN (Studi di KUA Purwokerto Selatan dan MAKIN Purwokerto). Skripsi thesis, UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri.
|
Text
DWI TANUR JULIATUN_EFEKTIVITAS BIMBINGAN PRA NIKAH DALAM MENINGKATKAN KEKUATAN IKATAN PASANGAN (Studi di KUA Purwokerto Selatan dan MAKIN Purwokerto).pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Pernikahan menuntut kesiapan lahir dan batin, sehingga bimbingan pra nikah diwajibkan melalui Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor 379 Tahun 2018 bagi umat Islam serta Hasil Rakernas Rohaniwan 2016 bagi umat Konghucu sebagai langkah preventif menekan angka perceraian. Namun, pelaksanaannya sering bersifat formalitas dan belum sepenuhnya menyentuh kesiapan emosional pasangan. Perbedaan juga tampak antara bimbingan berbasis syariat Islam di KUA Purwokerto Selatan dan nilai Konfusianisme di MAKIN Purwokerto yang memiliki pandangan berbeda tentang makna pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kedua model bimbingan tersebut dalam meningkatkan kekuatan ikatan pasangan di KUA dan MAKIN. Jenis penelitian ini field research dengan metode pendekatan Yuridis Sosiologis. Penelitian dilaksanakan di KUA Purwokerto Selatan dan Klenteng Hok Tek Bio Purwokerto pada bulan Juli-Agustus 2025. Sumber data primer dengan melakukan wawancara kepada 9 orang yang mengikuti bimbingan pranikah dan dari narasumber yang bersangkutan tentang bimbingan pra nikah data sekunder diambil dari buku, artikel jurnal yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data menggunakan metode observasi, purposive sampling, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh Pelaksanaan bimbingan pra nikah di KUA Purwokerto Selatan dan MAKIN Purwokerto belum efektif, karena terkendala sarana-prasarana dan faktor penegak hukum. Kedua lembaga masih menghadapi keterbatasan fasilitas yang menghambat kelancaran kegiatan. KUA Purwokerto Selatan menggunakan metode pembelajaran yang cenderung monoton dan keterbatasan tempat bimbingan, sedangkan MAKIN Purwokerto lebih adaptif dengan menyusun modul mandiri sesuai konteks lokal serta memanfaatkan media daring dan pendekatan spiritual. Meskipun demikian, kekuatan ikatan pasangan tetap terjaga dengan baik, karena para peserta mampu menginternalisasi nilai-nilai bimbingan, baik melalui faktor hukum, masyarakat, maupun budaya yang mendukung keharmonisan rumah tangga. Dengan demikian, kendala dalam efektivitas pelaksanaan bimbingan tidak sepenuhnya melemahkan tujuan utamanya, yakni memperkuat komitmen dan hubungan emosional pasangan setelah menikah. Kata Kunci: Efektivitas, Bimbingan Pra Nikah, kekuatan ikatan pasangan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Efektivitas, Bimbingan Pra Nikah, kekuatan ikatan pasangan |
| Subjects: | 200 Religion > 290 Other and comparative religions 200 Religion > 290 Other and comparative religions > 299 Other religions 2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.1 Masyarakat Islam > 2x6.13 Interaksi Sosial 2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.1 Masyarakat Islam > 2x6.15 Kelompok Sosial 2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.1 Masyarakat Islam > 2x6.17 Pelayanan kepada Masyarakat 2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.9 Adat Istiadat > 2x6.94 Adat Istiadat setempat 400 Language > 490 Other languages > 499 Miscellaneous languages |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Dwi Tanur Juliatun |
| Date Deposited: | 14 Oct 2025 02:22 |
| Last Modified: | 14 Oct 2025 02:22 |
| URI: | http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/33371 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
