ANALISIS PEMENUHAN HAK DAN KEWAJIBAN TERHADAP KEHARMONISAN KELUARGA SALES BAUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM ( STUDI KASUS DI DESA KARANGNANGKA KECAMATAN MREBET KABUPATEN PURBALINGGA)

Zikri, Adi Rahman (2025) ANALISIS PEMENUHAN HAK DAN KEWAJIBAN TERHADAP KEHARMONISAN KELUARGA SALES BAUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM ( STUDI KASUS DI DESA KARANGNANGKA KECAMATAN MREBET KABUPATEN PURBALINGGA). Skripsi thesis, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri.

[img]
Preview
Text
ZIKRI ADI RAHMAN_ANALISIS PEMENUHAN HAK DAN KEWAJIBAN TERHADAP KEHARMONISAN KELUARGA SALES BAUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM ( STUDI KASUS DI DESA KARANGNANGKA KECAMATAN MREBET KABUPATEN PURBALINGGA).pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Keharmonisan dalam keluarga menjadi dambaan setiap pasangan melalui pemenuhan hak dan kewajiban. Memahami dinamika pemenuhan hak dan kewajiban dalam keluarga yang dijalani oleh pekerja yang situasinya berpindah tempat, seperti sales baut. Dalam konteks masyarakat Desa Karangnangka, mayoritas kepala keluarga bekerja di luar kota dalam jangka waktu yang cukup lama, bahkan hingga berbulanbulan, yang menyebabkan keterpisahan fisik antara suami dan istri. Kondisi ini menimbulkan tantangan tersendiri dalam menjaga keharmonisan keluarga, terutama dalam aspek pembagian peran, tanggung jawab, dan komunikasi. Tujuan dari penelitian ini menganalisis upaya pemenuhan hak dan kewajiban untuk meningkatkan keharmonisan dalam rumah tangga dan bagaimana hukum islam memandangnya. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah (field research) dengan terjun langsung ke tempat atau lapangan yang akan dijadikan objek penelitian oleh peneliti. Pendekatan yang diterapkan yaitu pendekatan yuridis empiris. Teknik pengumpulan yang dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Serta menggunakan penelitian yang bersifat deskriptif analitis dan dianalisis secara menyeluruh menggunakan pendekatan induktif. Berdasarkan hasil penelitian ini menjelaskan bahwa banyak upaya yang dilakukan oleh keluarga sales baut di Desa Karangnangka dalam memenuhi hak dan kewajibannya yaitu responden menunjukkan komitmen yang tinggi dalam menjaga keharmonisan rumah tangga, baik secara praktik kehidupan sehari-hari maupun dalam perspektif hukum Islam. Para suami bertanggung jawab dalam pemenuhan kebutuhan materiil dan perbaikan rumah tangga, sementara istri mengelola rumah dan berperan penting dalam pengasuhan anak serta pengaturan kebutuhan harian. Komunikasi rutin melalui teknologi, seperti WhatsApp bahkan game online, menjadi media penting dalam menjaga kedekatan emosional meski terbatas oleh jarak dan waktu. Para suami memberikan nafkah secara konsisten, disesuaikan dengan kondisi masing-masing, dan dikelola secara bijak oleh istri, meskipun nafkah batin tidak selalu terpenuhi karena keterbatasan fisik. Perspektif fiqh Islam memperkuat bahwa keharmonisan rumah tangga dibangun atas dasar pemenuhan hak dan kewajiban secara seimbang, suami wajib memberikan nafkah lahir dan batin, sedangkan istri meskipun tidak diwajibkan secara hukum untuk mengurus rumah, tetap memiliki peran besar secara moral dalam menjaga dan mendidik anak. Pendidikan anak diarahkan pada pembentukan akhlak dan tauhid, serta komunikasi dalam keluarga dijadikan sarana musyawarah dan pengikat emosional. Nilai-nilai fiqh seperti tanggung jawab, kepercayaan, dan kerja sama nyata diterapkan dalam keluarga sales baut, sehingga mampu mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah di tengah tantangan kehidupan modern.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Hak dan Kewajiban, Keharmonisan Rumah Tangga, Sales Baut, Hukum Islam.
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.3 Munakahat > 2x4.36 Hak dan Kewajiban Suami-Istri (Nafaqoh)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Zikri Adi Rahman
Date Deposited: 24 Jul 2025 06:57
Last Modified: 24 Jul 2025 06:57
URI: http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/32798

Actions (login required)

View Item View Item