KETAHANAN KELUARGA PADA PASANGAN MARRIED BY ACCIDENT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Baleraksa, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga)

Ika, Farikha Ramadhani (2025) KETAHANAN KELUARGA PADA PASANGAN MARRIED BY ACCIDENT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Baleraksa, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga). Skripsi thesis, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri.

[img]
Preview
Text
IKA FARIKHA RAMADHANI_KETAHANAN KELUARGA PADA PASANGAN MARRIED BY ACCIDENT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Baleraksa, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga).pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pernikahan married by accident kerap dipandang negatif oleh masyarakat, karena dianggap terjadi tanpa perencanaan yang matang dan hanya sebagai upaya menutupi aib keluarga. Pandangan ini menimbulkan stigma negatif bahwa pernikahan semacam itu tidak akan bertahan lama dan rentan terhadap konflik. Namun, realitas menunjukkan bahwa tidak sedikit pasangan yang menikah karena kondisi tersebut terus berusaha membangun keluarga yang tangguh dan harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pasangan married by accident mempertahankan ketahanan keluarga mereka, baik dari perspektif Hukum Islam maupun realitas sosial, serta mengidentifikasi strategi dan faktor pendukung yang membantu mereka dalam mempertahankan keutuhan rumah tangga. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian lapangan (field research) yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan data dan informasi melalui wawancara langsung kepada informan yaitu empat keluarga yang dipilih secara purvosive sampling. Penelitian ini bersifat kualitatif-deskriptif dengan menggunakan pendekatan yuridis-sosiologis. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara langsung dengan narasumber, serta dokumentasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernikahan akibat kehamilan di luar nikah di Desa Baleraksa tetap dapat membentuk ketahanan keluarga yang baik. Keempat pasangan mampu beradaptasi, menjaga komunikasi, berbagi peran secara fleksibel, dan mengedepankan nilai spiritual. Dalam pandangan Hukum Islam, pernikahan ini sah jika sesuai syariat dan diniatkan dengan baik, meski terdapat perbedaan pendapat ulama. Di Desa Baleraksa sendiri, pernikahan seperti ini tetap dibolehkan dan telah menjadi salah satu bentuk tanggung jawab sosial yang diterima oleh masyarakat setempat. Berdasarkan teori AGIL, ketahanan keluarga tercermin dalam kemampuan adaptasi (adaptation), pencapaian tujuan bersama (goal attainmen), integrasi (integration), dan pelestarian nilai agama (latency).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Married By Accident, Ketahanan keluarga, Hukum Islam dan Teori Agil
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.3 Munakahat
2x4. Fiqih > 2x4.3 Munakahat > 2x4.36 Hak dan Kewajiban Suami-Istri (Nafaqoh)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Ika Farikha Ramadhani
Date Deposited: 24 Jul 2025 04:29
Last Modified: 24 Jul 2025 04:29
URI: http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/32770

Actions (login required)

View Item View Item