PENGARUH RELIGIUSITAS, PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN, DAN KREATIVITAS TERHADAP SANTRIPRENEUR (STUDI DI PONDOK PESANTREN AL IKHSAN BEJI KEDUNGBANTENG BANYUMAS)

Dewa, Satria (2025) PENGARUH RELIGIUSITAS, PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN, DAN KREATIVITAS TERHADAP SANTRIPRENEUR (STUDI DI PONDOK PESANTREN AL IKHSAN BEJI KEDUNGBANTENG BANYUMAS). Skripsi thesis, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri.

[img]
Preview
Text
DEWA SATRIA_PENGARUH RELIGIUSITAS, PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN, DAN KREATIVITAS TERHADAP SANTRIPRENEUR (STUDI DI PONDOK PESANTREN AL IKHSAN BEJI KEDUNGBANTENG BANYUMAS).pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi pengembangan kemandirian ekonomi pesantren melalui penguatan kapasitas santri agar mampu menjadi santripreneur yang mandiri dan berdaya saing. Dalam konteks Pondok Pesantren Al-Ikhsan Beji Kedungbanteng, tantangan utama terletak pada belum optimalnya program pelatihan kewirausahaan yang terintegrasi dengan nilai-nilai religiusitas serta kreativitas santri. Hal ini menjadi persoalan mendasar mengingat tidak semua lulusan pesantren akan berkarier di bidang keagamaan formal, sehingga diperlukan upaya sistematis untuk membekali santri dengan kompetensi kewirausahaan yang berbasis pada ajaran Islam. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh pelatihan kewirausahaan, religiusitas, dan kreativitas terhadap pengembangan santripreneur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert. Populasi penelitian adalah 556 santri Pondok Pesantren Al-Ikhsan Beji, dengan sampel 150 responden yang diambil menggunakan rumus Slovin. Teknik analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengembangan santripreneur. Religiusitas menjadi faktor dominan dengan koefisien regresi 0,408 (sig. 0,001), diikuti pelatihan kewirausahaan 0,279 (sig. 0,001), dan kreativitas 0,255 (sig. 0,001). Secara simultan, ketiganya berpengaruh signifikan dengan nilai F hitung 130,286 > F tabel dan signifikansi 0,000 < 0,05. Koefisien determinasi (R²) sebesar 72,2% menunjukkan bahwa ketiga variabel mampu menjelaskan 72,2% variasi pengembangan santripreneur. Temuan ini menghasilkan model pengembangan santripreneur berbasis integrasi nilai religius, penguatan kapasitas kewirausahaan, dan inovasi kreativitas, yang dibingkai dalam empat pilar utama: pelatihan berbasis syariah, pembentukan ekosistem usaha yang mendukung, pengembangan produk berlandaskan nilai Islam dan kearifan lokal, serta sistem monitoring berkelanjutan. Implementasi model ini terbukti meningkatkan tingkat keberhasilan usaha santri dari 45% menjadi 78% dalam kurun waktu dua tahun. Kata kunci: Religiusitas, Pelatihan Kewirausahaan, Santripreneur, Pengembangan Ekonomi Pesantren

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Religiusitas, Pelatihan Kewirausahaan, Santripreneur, Pengembangan Ekonomi Pesantren
Subjects: 2x0 Islam (Umum) > 2x0.6 Islam dan Teknologi
2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.3 Ekonomi
600 Technology (Applied sciences) > 607 Education, research, related topics
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: DEWA SATRIA
Date Deposited: 22 Jul 2025 02:31
Last Modified: 22 Jul 2025 02:31
URI: http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/32417

Actions (login required)

View Item View Item