Yusuf, Sudiarto (2025) PERALIHAN PERAN ISTRI SEBAGAI PENCARI NAFKAH PERSPEKTIF KEADILAN GENDER MANSOUR FAKIH (Studi Kasus di Desa Pedasong Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap). Skripsi thesis, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri.
|
Text
YUSUF SUDIARTO_Peralihan Peran Istri Sebagai Pencari Nafkah Perspektif Keadilan Gender Mansour Fakih (Studi kasus di Desa Pedasong Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap).pdf Download (7MB) | Preview |
Abstract
Fenomena meningkatnya jumlah perempuan yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) memicu pergeseran peran gender dalam rumah tangga yang sebelumnya didominasi oleh kontruksi patriarkal. Dinamika peran dalam keluarga ketika isti menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri, dengan fokus pada fenomena di Desa Pedasong, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran sebagai pencari nafkah dijalankan dalam keluarga saat istri bekerja di luar negeri, serta untuk meninjau fenomena tersebut dari perspektif keadilan gender menurut teori Mansour Fakih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi,wawancara mendalam terhadap lima keluarga yang istrinya bekerja sebagai TKW, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan teori keadilan gender Mansour Fakih yang mencakup lima bentuk ketidakadilan gender yaitu stereotipe, subordinasi, marginalisasi, dan beban ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberangkatan istri ke luar negeri sebagai TKW telah memicu transformasi peran dalam rumah tangga. Suami tidak lagi mendominasi sebagai pencari nafkah tunggal, tetapi turut mengambil peran domestik seperti mengurus anak dan mengelola rumah tangga. Hal ini menunjukkan adanya resistensi terhadap bentuk-bentuk ketidakadilan gender seperti stereotipe dan subordinasi, serta mencerminkan pembagian peran yang lebih fleksibel dan setara dalam keluarga. Selain itu, penelitian juga menemukan sejumlah faktor yang menjadi penyebab terjadinya pergeseran peran tersebut. Faktor ekonomi menjadi pendorong utama, diikuti oleh kemudahan akses kerja bagi perempuan di luar negeri, serta keberadaan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di desa yang memberikan pelatihan dan fasilitasi keberangkatan bagi calon TKW. Profesi TKW pun dianggap sebagai pekerjaan yang menjanjikan dan diterima secara sosial oleh masyarakat setempat. Temuan ini memperkuat pemahaman bahwa peran ekonomi perempuan dalam keluarga mengalami peningkatan, dan hal ini tidak bertentangan dengan prinsip keadilan gender selama dijalankan secara sukarela, setara, dan saling mendukung antara suami dan istri.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : Peran Istri, Nafkah, Keadilan Gender Mansour Fakih |
| Subjects: | 200 Religion > 290 Other and comparative religions > 297 Islam and religions originating in it 200 Religion > 290 Other and comparative religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.14 Religious Ceremonial Laws and Decisions 300 Social sciences > 340 Law > 344 Social, labor, welfare, and related law |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Yusuf Sudiarto |
| Date Deposited: | 11 Jul 2025 02:39 |
| Last Modified: | 11 Jul 2025 02:39 |
| URI: | http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/31747 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
