Angga, Nugraha (2025) ANALISIS DISSENTING OPINION HAKIM MAHKAMAH KONSTITUSI DALAM PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 2024 (Studi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 1/PHPU.PRES-XXII/2024). Skripsi thesis, UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri.
This is the latest version of this item.
|
Text
ANGGA NUGRAHA_ANALISIS DISSENTING OPINION HAKIM MAHKAMAH KONSTITUSI DALAM PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 2024 (Studi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 1PHPU.PRES-XXII2024).pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Pemilihan umum merupakan pilar utama dalam sistem demokrasi yang berfungsi untuk mewujudkan keterwakilan rakyat dalam pemerintahan. Dalam pelaksanaannya, sering kali terjadi sengketa hasil pemilu yang memerlukan penyelesaian melalui Mahkamah Konstitusi (MK). Salah satu aspek penting dalam putusan MK adalah dissenting opinion atau pendapat berbeda dari hakim konstitusi yang tidak sejalan dengan mayoritas. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dissenting opinion hakim dalam putusan perkara perselisihan hasil pemilu pada putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 1/PHPU.PRES-XXII/2024 dan Menganalisis implikasi dissenting opinion hakim dalam putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 1/PHPU.PRES-XXII/2024 terhadap penguatan sistem pemilu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library reseach), yaitu untuk mengumpulkan data dan informasi yang bersumber dari data kepustakaan. Pendekatan yang penulis gunakan adalah pendekatan kasus, dimana sebuah kasus hukum yang terjadi disandingkan dengan norma hukum yang dikonsepkan sebagai kaidah dasar. Teknik analisis data yang penulis gunakan adalah deskriptif analisis, yaitu dengan menguraikan data yang telah diperoleh untuk memperjelas analisisnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kepustakaan dengan sumber primer yang digunakan yaitu Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 1/PHPU.PRES-XXII/2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dissenting opinion dalam putusan tersebut muncul sebagai bentuk perbedaan tafsir terhadap aspek keadilan dan integritas pemilu. Beberapa hakim berpendapat bahwa terjadi ketidaknetralan dalam pelaksanaan pemilu, termasuk mobilisasi aparat negara dan politisasi bantuan sosial, yang berpotensi memengaruhi hasil pemilu. Dissenting opinion ini mengusulkan pemungutan suara ulang di beberapa wilayah sebagai solusi untuk menjaga prinsip pemilu yang jujur dan adil. Dissenting opinion dalam putusan MK tidak memiliki kekuatan hukum mengikat, tetapi memiliki signifikansi dalam memperkuat prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam sistem peradilan pemilu. Selain itu, pendapat minoritas ini dapat menjadi landasan bagi reformasi kebijakan pemilu di masa depan guna meningkatkan keadilan dan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dissenting opinion, Mahkamah Konstitusi, Perselisihan hasil pemilu, Pemilu 2024, Keadilan pemilu. |
| Subjects: | 000 Generalities > 020 Library and information sciences 2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.2 Politik > 2x6.22 Sistem Pemerintahan 2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.6 Organisasi > 2x6.62 Organisasi Politik 800 Literature and rhetoric > 807 Education, research, related topics |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Tata Negara Islam |
| Depositing User: | Angga Nugraha |
| Date Deposited: | 23 May 2025 02:10 |
| Last Modified: | 23 May 2025 02:10 |
| URI: | http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/30927 |
Available Versions of this Item
-
ANALISIS DISSENTING OPINION HAKIM MAHKAMAH KONSTITUSI DALAM PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 2024
(Studi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 1/PHPU.PRES-XXII/2024). (deposited 24 Apr 2025 03:07)
- ANALISIS DISSENTING OPINION HAKIM MAHKAMAH KONSTITUSI DALAM PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 2024 (Studi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 1/PHPU.PRES-XXII/2024). (deposited 23 May 2025 02:10) [Currently Displayed]
Actions (login required)
![]() |
View Item |
