PRAKTEK JUAL BELI UANG KERTAS SEBAGAI BUKET DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 2011 TENTANG MATA UANG (STUDI KASUS HAURA CRAFT DAN KADOKU SIDAREJA)

Yuniar Dwi, Rachmawati (2025) PRAKTEK JUAL BELI UANG KERTAS SEBAGAI BUKET DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 2011 TENTANG MATA UANG (STUDI KASUS HAURA CRAFT DAN KADOKU SIDAREJA). Skripsi thesis, UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri.

[img]
Preview
Text
YUNIAR DWI RACHMAWATI_PRAKTEK JUAL BELI UANG KERTAS SEBAGAI BUKET DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 2011 TENTANG MATA UANG (Studi Kasus Haura Craft dan Kadoku Sidareja).pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Uang merupakan alat tukar atau standar pengukur nilai yang dikeluarkan oleh pemerintah suatu negara, yang bisa berupa kertas, emas, perak, atau logam lainnya, dengan desain dan gambar tertentu (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Uang berfungsi sebagai media pertukaran dalam berbagai transaksi atau sebagai satuan untuk menetapkan harga dan utang. Seiring dengan kemajuan zaman, masyarakat semakin kreatif dalam menciptakan inovasi bisnis, salah satunya adalah bisnis pembuatan buket. Buket yang awalnya hanya menggunakan bunga sebagai rangkaiannya kini telah berkembang dengan memasukkan uang kertas asli, yang biasa digunakan dalam transaksi, ke dalam komposisinya. Dalam agama Islam, terdapat rukun dan syarat jual beli yang harus dipenuhi agar transaksi dianggap sah. Salah satu syarat dalam jual beli buket uang adalah barang yang diperjualbelikan harus memiliki takaran yang setara atau seimbang. Namun, dalam praktiknya, jual beli buket uang yang sejenis sering kali melibatkan kelebihan antara uang yang menjadi objek jual beli dan uang yang digunakan sebagai alat tukar, seperti yang terjadi di toko-toko buket uang di Kota Cilacap. Berdasarkan uraian tersebut, ada beberapa masalah yang ingin diteliti, yaitu bagaimana analisis hukum Islam terhadap jual beli buket uang di Haura Craft dan Kadoku Sidareja, serta bagaimana penggunaan uang kertas sebagai buket diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), yang fokus pada gejala atau peristiwa yang terjadi dalam suatu kelompok masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini juga dapat disebut sebagai studi kasus (case study) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dengan 4 orang responden, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan terdiri dari data primer, yang diperoleh melalui wawancara, serta data sekunder yang diambil dari sumber-sumber hukum terkait dengan masalah utama, seperti buku, jurnal, dan dokumen lainnya yang mendukung data primer sesuai kebutuhan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli dalam kasus ini merupakan bentuk transaksi yang tidak hanya melibatkan pertukaran benda, tetapi juga kreatifitas pembuatnya, yang mengubah benda biasa menjadi sesuatu yang istimewa sebagai hadiah. Menurut hukum Islam, jual beli karangan bunga uang di Haura Craft dan Kadoku Sidareja diperbolehkan. praktik jual beli buket uang dalam fiqh dapat dianggap sah jika memenuhi syarat-syarat yaitu Objek transaksi buket uang) jelas dan halal, Akad jual beli dilakukan dengan niat yang baik dan tanpa unsur penipuan, gharar, atau maysir, Tidak ada unsur riba atau praktik yang bertentangan dengan prinsip ekonomi Islam, Sumber uang yang digunakan dalam transaksi tersebut berasal dari jalan yang halal. Sementara itu menurut Undang-Undang terdapat beberapa hal yang menetapkan penggunaan uang kertas sebagai bagian dari buket tidak diperbolehkan jika membuat uang tersebut rusak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan pandangan antara hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang terkait penggunaan uang kertas dalam buket.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Buket Uang, Hukum Islam, Undang-Undang
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.2 Muamalah > 2x4.21 Jual Beli (Termasuk Salam dan Lelang)
2x4. Fiqih > 2x4.2 Muamalah > 2x4.29 Aspek Muamalah lain (Taflis, Ihya ul mawaat, Ujroh (upah)Hajr, Luqatah, Kharaj, Jizyah)
300 Social sciences > 340 Law > 348 Law (Statutes), regulations, cases > 348.3 Specific Jurisdiction (Undang-undang dan Peraturan)
300 Social sciences > 340 Law > 348 Law (Statutes), regulations, cases > 348.598 Law of Indonesia (UU, Peraturan di Indonesia)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Yuniar Dwi Rachmawati
Date Deposited: 20 Jan 2025 02:00
Last Modified: 20 Jan 2025 02:00
URI: http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/29052

Actions (login required)

View Item View Item