MEKANISME PERTAHANAN DIRI INDIVIDU DI LINGKUNGAN PECANDU NARKOTIKA (STUDI KASUS DI KOTA PURWOKERTO)

Djaka, Aji Prasetyo (2024) MEKANISME PERTAHANAN DIRI INDIVIDU DI LINGKUNGAN PECANDU NARKOTIKA (STUDI KASUS DI KOTA PURWOKERTO). Skripsi thesis, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.

[img]
Preview
Text
DJAKA AJI PRASETYO_1817101101_DAKWAH_BKI.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Lingkungan merupakan salah satu faktor membentuk kepribadian individu. Individu yang berada di lingkungan pecandu narkotika memiliki kecenderungan terpengaruh untuk mengkonsumsi narkotika karena faktor lingkungan tersebut. Maka dari itu individu yang berada di lingkungan narkotika perlu menggunakan mekanisme pertahanan diri. Mekanisme pertahanan diri adalah cara individu untuk menekan munculnya keinginan seseorang untuk menghadapi tekanan atas realitas dengan tujuan agar kecemasan bisa dikurangi atau diredakan. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk mekanisme pertahanan diri individu yang berada di lingkungan narkotika di Kota Purwokerto. Penelitian ini menggunakan penelitian jenis kualitatfi, dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, telaah dokumen dan subjek pada penelitian ini adalah 6 orang yang berada di lingkungan pecandu narkotika di Kota Purwokerto. Hasil dalam penelitian ini adalah dalam menghadapi lingkungan pecandu narkotika individu perlu memiliki bentuk-bentuk mekanisme pertahanan diri, berupa: identification, represi, displacement, proyeksi , denial, pembentukan reaksi, sublimation, rasionalization, identificatio. Dari delapan bentuk mekanisme pertahanan diri yang ditampilkan meliputi represi yaitu menekan ingatan melalui cara memunculkan pikiran positif, proyeksi yaitu memindahkan perasaan kepada orang lain atau lingkunganya, denial yaitu menolak atau mengabaikan termasuk menolak kecanduan, pembentukan reaksi yaitu penolakan secara ekstrim dengan cara bertindak, identification yaitu mengadopsi sifat orang lain sebagai cara mengatasi kecamasan dan sebagai motivasi, displacement yaitu mengalihkan perasaan cemasnya kepada objek lain yang dapat merugikan dirinya sendiri, sublimation yaitu mengubah kecemasan kedalam aktifitas positif seperti menekuni hobi atau bersosialisasi positif, rasionalisai yaitu seseorang memberikan alasan atau penjelasan yang masuk akal untuk perilaku atau keputusan yang sebenarnya didorong oleh motif emosional atau tidak disadari.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Lingkungan, Pecandu Narkotika, Mekansime Pertahanan Diri
Subjects: 000 Generalities > 001 Knowledge
2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.1 Masyarakat Islam > 2x6.13 Interaksi Sosial
2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.1 Masyarakat Islam > 2x6.15 Kelompok Sosial
Divisions: Fakultas Dakwah > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Djaka Aji Prasetyo
Date Deposited: 13 Jan 2025 01:34
Last Modified: 13 Jan 2025 01:34
URI: http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/28572

Actions (login required)

View Item View Item