PERLINDUNGAN HUKUM KONSUMEN PADA PEMBELIAN MISTERY BOX DI E-COMMERCE PERSPEKTIF FATWA DSN MUI NOMOR 110 TAHUN 2017

Khoerul, Anwar (2024) PERLINDUNGAN HUKUM KONSUMEN PADA PEMBELIAN MISTERY BOX DI E-COMMERCE PERSPEKTIF FATWA DSN MUI NOMOR 110 TAHUN 2017. Masters thesis, UIN PROF K.H. SAIFUDDIN ZUHRI PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
Tesis - Khoerul Anwar - Siap Cetak.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

E-commerce telah menjadi pilar utama perdagangan di Indonesia dengan hadirnya platform seperti Tokopedia, Shopee, dan Lazada yang memudahkan transaksi tanpa hambatan geografis. Salah satu praktik kontroversialnya adalah penjualan mistery box, di mana konsumen tidak mengetahui isi barang yang dibeli. Praktik ini sering merugikan konsumen karena barang yang diterima tidak sesuai harapan, melanggar Fatwa DSN MUI Nomor 110 Tahun 2017 yang mengharuskan kejelasan barang dalam jual beli. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis library research dengan pendekatan yuridis-normatif. Data diperoleh dari bahan hukum primer seperti Fatwa DSN MUI No. 110 Tahun 2017, serta bahan sekunder berupa buku, jurnal, dan artikel. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, seperti dalam bentuk, Buku, catatan dokumen, catatan historis, ataupun dapat berupa literatur yang terkait penelitian ini, serta wawancara semi-terstruktur dengan penjual dan konsumen. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memahami data, mengidentifikasi pola, dan merumuskan perlindungan konsumen dalam pembelian mystery box sesuai Fatwa DSN MUI, dengan tujuan meningkatkan keadilan dan keamanan transaksi e-commerce. Jual beli mistery box di e-commerce seperti Shopee memiliki proses terstruktur, mulai dari pengunggahan produk hingga penyelesaian transaksi, dengan elemen kejutan sebagai daya tarik, meskipun konsumen tetap diberi petunjuk kategori produk. Ijab kabul terjadi otomatis tanpa negosiasi, didukung fleksibilitas pembayaran dan transparansi pengiriman. Namun, sifat mistery box yang mengandung ketidakpastian (gharar) terkait jenis, kualitas, atau jumlah barang berpotensi membuat transaksi batal menurut Fatwa DSN-MUI Nomor 110 Tahun 2017 karena tidak memenuhi syarat sah akad jual beli. Meskipun begitu, perlindungan konsumen tetap berlaku, termasuk hak khiyar untuk membatalkan transaksi atau menuntut pengembalian dana jika barang tidak sesuai janji, serta penyelesaian sengketa melalui lembaga syariah yang menegaskan prinsip keadilan dalam transaksi syariah. Kata Kunci: E-commerce, Mistery box, Perlindungan Konsumen, Fatwa DSN MUI, Jual Beli Online.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: E-commerce, Mistery box, Perlindungan Konsumen, Fatwa DSN MUI, Jual Beli Online.
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.2 Muamalah
Divisions: Pascasarjana > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Sdri Ayuk Kusumaningrum
Date Deposited: 30 Dec 2024 08:11
Last Modified: 30 Dec 2024 08:11
URI: http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/28380

Actions (login required)

View Item View Item