Bimbingan Keagamaan Sebagai Self Control Dari Perilaku Menyimpang Pada Remaja Putra Di Panti Asuhan Ashabul Yatim Banyumas

Lili, Solehatin (2024) Bimbingan Keagamaan Sebagai Self Control Dari Perilaku Menyimpang Pada Remaja Putra Di Panti Asuhan Ashabul Yatim Banyumas. Skripsi thesis, Universitas NEGERI PTOFESOR KIAI HAJI SAIFUDFIN ZUHRI PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
Dokumen dari Lili Solehatin.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Abstrak Remaja Putra di panti Asuhan Ashabul Yatim Banyumas saat ini terdapat remaja yang melakukan penyimpangan dengan norma-norma yang berlaku di panti karena. Dengan melihat dari kondisi remaja putra tersebut, banyak remaja yang belum bisa mengendalikan emosinya dengan baik dan tidak bisa melakukan pertimbangan sebelum melakukan/bertindak. Ketidak mampuan individu dalam self control menjadi salah satu penyebab anak terjerumus ke dalam perilaku menyimpang karena tidak bisa menilai mana yang baik dan mana yang buruk. Bimbingan keagamaan, ini merupakan intervensi yang dapat membantu remaja putra dalam self control terhadap perilaku menyimpang tersebut dengan menerapkan bimbingan keagamaan yang diberikan secara terus menerus menggunakan bahan ajar yang sesuai dengan aspek keagamaan, dapat digunakan sebagai landasan dalam self control perilaku menyimpang. Adapun tujuan penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui proses bimbingan keagamaan dalam self control perilaku menyimpang remaja putra panti asuhan Ashabul Yatim Banyumas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan menggunakan alat pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memberikan informasi rinci dari berbagai sumber. Subyek penelitian ini adalah proses penerapan bimbingan keagamaan sebagai self control terhadap perilaku menyimpang remaja putra dengan 8 orang subjek, 1 pengasuh, 1 ustaz, 4 remaja putra panti, dan 2 masyarakat lingkungan panti. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Metode bimbingan keagamaan yang digunakan di panti asuhan Ashabul Yatim yaitu metode ceramah, keteladanan, dan metode cerita. Adapun tahapan dalam dalam proses pelaksanaannya pada perilaku menyimpang yakni tahap persiapan, tahap penyelenggaraan dan evaluasi, lalu untuk materi yang diberikan adalah Aqidah, syariah dan akhlak. pada tahap evaluasi ini sudah berjaan secara maksimal dengan dibuktikan bahwa anak panti sudah tidak ada yang melakukan penyimpangan, untuk tindakannya sendiri ini adanya penggunaan pemberian teguran dan nasehat yang menjadikan self control untuk tidak melakukan pelanggaran seperti merokok, tidak mengikuti dzikir setelah sholat, tidak berjama,ah dan membolos ngaji. Baimbingan keagamaan sendiri dilaksanakan dalam seminggu sekali, yaitu setiap hari selasa atau sabtu malam. Kata Kunci: Self control, Bimbingan Keagamaan, Perilaku Menyimpang, Remaja Putra

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Self control, Bimbingan keagamaan, Perilaku Menyimpang, Remaja Putra
Subjects: 2x0 Islam (Umum) > 2x0.3 Islam dan Ilmu Sosial
Divisions: Fakultas Dakwah > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Lili Solehatin
Date Deposited: 24 Oct 2024 08:19
Last Modified: 24 Oct 2024 08:19
URI: http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/27888

Actions (login required)

View Item View Item