TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PEMENUHAN KEWAJIBAN SEORANG ISTRI PENGIDAP PENYAKIT VAGINISMUS TERHADAP SUAMI

Fajar, Dwi Alfiyansyah (2024) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PEMENUHAN KEWAJIBAN SEORANG ISTRI PENGIDAP PENYAKIT VAGINISMUS TERHADAP SUAMI. Skripsi thesis, UIN Prof. K.H. Saefuddin Zuhri.

[img]
Preview
Text
Fajar Dwi Alfiyansyah_Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pemenuhan Kewajiban Seorang Istri Pengidap Penyakit Vaginismus Terhadap Suami.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Latar belakang penelitian ini muncul dari permasalahan ketimpangan pemenuhan kewajiban seorang istri terhadap suaminya dimana seorang istri ini mengidap penyakit Vaginismus sehingga membuatnya tidak bisa memenuhi nafkah batin suaminya. Penyakit Vaginismus merupakan sesuatu yang bisa dijadikan alasan perceraian berdasarkan pada Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan fiqih Syafi'iyah. Penelitian yang dilakukan menggunakan jenis penelitian Library Research (Studi Kepustakaan) berdasarkan buku fiqih Seksualitas serta jurnal dan artikel yang terkait.Pendekatan di sini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber datanya sendiri ada sumber data primer dan sekunder untuk sumber data primer berdasar pada fikih seksualitas sedangkan untuk sekunder dengan wawancara terhadap pengidap Vaginismus sehingga dapat pendukung sumber data primer. Teknik pengunpulan data yang digunakan ada 3 macam observasi (mengamati), wawancara (mewawancarai pengidap), dokumentasi (menyatakan bukti adanya kasus tersebut. Untuk menganalisis menggunakan analisis desktriptif dimana digambarkan secara lengkap dan dideskripsikan. Kewajiban istri pengidap penyakit vaginismus tidak bisa dilakukan seperti istri yang normal pada umumnya. Oleh sebab itu cara yang dapat dilakukan oleh istri pengidap penyakit vaginismus untuk memenuhi kewajibannya terhadap suami adalah dengan cara melayani suaminya dengan inisiatif lain yaitu tangan atau bagian badan yang lain. Sehingga suami dapat tersalurkan hasratnya. Sedangkan dari prespektif Hukum Islam memang tidak dijelaskan secara langsung hukum melayani suami dengan tangan dan anggota badan yang lain, namun untuk menjaga keutuhan keluarga memang dibolehkan sesuai dengan kemaslahatan berkeluarga yang dijelaskan Asy-Syatibi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Hukum Islam, Pemenuhan Hak dan Kewajiban Vaginismus.
Subjects: 2x0 Islam (Umum) > 2x0.9 Islam dan Bidang Lainnya
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Fajar Dwi Alfiyansyah
Date Deposited: 07 Oct 2024 06:58
Last Modified: 07 Oct 2024 06:58
URI: http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/27175

Actions (login required)

View Item View Item