Agung, Setiadi (2024) PEMBATALAN PERKAWINAN KARENA SUAMI HOMOSEKSUAL PERSPEKTIF MAQA<S{ID AL SYARI<‘AH (Analisis Putusan Pengadilan Agama Purworejo Nomor 571/Pdt.G/2024/PA.Pwr). Skripsi thesis, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokert.
|
Text
Agung Setiadi_Pembatalan Perkawinan Karena Suami Homoseksual Perspektif Maqasid Al-Syari'ah.pdf Download (6MB) | Preview |
Abstract
Ketentuan Pasal 22 Undang-Undang Perkawinan memberikan dasar hukum untuk membatalkan perkawinan jika syarat-syarat perkawinan tidak terpenuhi. Kasus yang terdapat dalam putusan Pengadilan Agama Purworejo Nomor 157/Pdt.G/2024/PA.Pwr, hakim mengabulkan permohonan pembatalan perkawinan atas dasar disorientasi seksual suami yakni homoseksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji putusan tersebut terkait pembatalan perkawinan karena homoseksual dalam hukum perkawinan di Indonesia, dan tinjauan maqa>s}id al-syari>‘ah. Jenis penelitian ini adalah kepustakaan (library research) yang menggunakan data kualitatif dengan pendekatan yuridis-normatif. Sumber data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder. Penulis menggunakan metode pengumpulan data dokumentasi, lalu diproses dan diolah menggunakan metode deksriptif-analitis. Dalam penelitian ini, penulis mengumpulkan data berupa salinan Putusan Pengadilan Agama Purworejo Nomor 157/Pdt.G/2024/PA.Pwr. dan data sekunder dari sumber-sumber yang relevan, kemudian mengklasifikasi data yang diperoleh dan mencari teori yang berhubungan dengan masalah yang diteliti, serta kemudian diambil kesimpulan untuk menemukan hasilnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Putusan nomor 157/Pdt.G/2024/PA.Pwr telah sesuai dengan hukum materiil dan formil. Majelis Hakim memakai dasar hukum pasal 27 ayat (2) UUP jo pasal 72 ayat (2) KHI yang mengatakan suatu perkawinan dapat dibatalkan apabila terdapat salah sangka mengenai diri suami/istri untuk mengabulkan permohonan Penggugat serta menyatakan akta nikah dan kutipan akta nikah nomor 3306xxxxxxxxxxxx tidak berkekuatan hukum. Putusan tersebut menganggap homoseksual sebagai bukti telah terjadinya salah sangka dalam perkawinan. Dalam hal ini, Penggugat telah salah sangka mengenai diri suami yang dikiranya adalah lelaki normal, tenyata seorang homoseksual; Pembatalan perkawinan karena suami homoseksual sesuai dengan unsur-unsur dalam maqa>s}id al-syari>‘ah di antaranya h}ifz} al-di>n, yaitu untuk menjaga suami dan istri dari perbuatan yang menyimpang dari ajaran agama; h}ifz} al-‘aql, yaitu untuk menjaga batin istri; dan h}ifz} al-nasl, yaitu dalam rangka menjaga regenerasi umat Islam; serta untuk menghindarkan dari segala kemudaratan yang lebih besar yang timbul karena suami merupakan seorang homoseksual. Kata Kunci: Putusan Pengadilan, Pembatalan Perkawinan, Homoseksual, Maqa>s}id al-Syari>‘ah
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Putusan Pengadilan, Pembatalan Perkawinan, Homoseksual, Maqa>s}id al-Syari>‘ah |
| Subjects: | 2x4. Fiqih > 2x4.3 Munakahat > 2x4.33 Perceraian |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Agung Setiadi |
| Date Deposited: | 03 Oct 2024 03:06 |
| Last Modified: | 03 Oct 2024 03:06 |
| URI: | http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/27137 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
