ANALISIS SENGKETA WANPRESTASI AKAD PEMBIAYAAN IJARAH MULTIJASA PERSPEKTIF FATWA DSN MUI NO. 112/DSN-MUI/IX/2017 (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Purbalingga Nomor 010/Pdt.GS/2020/PA.Pbg)

Insya Akbar, Muhammad (2024) ANALISIS SENGKETA WANPRESTASI AKAD PEMBIAYAAN IJARAH MULTIJASA PERSPEKTIF FATWA DSN MUI NO. 112/DSN-MUI/IX/2017 (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Purbalingga Nomor 010/Pdt.GS/2020/PA.Pbg). Skripsi thesis, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri.

[img]
Preview
Text
Insya Akbar M_Analisis Sengketa Wanprestasi Akad Pembiayaan Ijarah Multijasa Perspektif Fatwa DSN MUI No. 112DSN-MUIIX2017 (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Purbalingga Nomor 010Pdt.GS2020PA.Pbg).pdf

Download (7MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini menganalisis putusan hakim yang ditangani Pengadilan Agama Purbalingga pada perkara Nomor 010/Pdt.GS/2020/Pa.Pbg. tentang wanprestasi akad pembiayaan ijarah multijasa. Hakim memutuskan mengabulkan gugatan penggugat sebagian dan menolak selebihnya tentang besaran ujrah. Melihat besarnya jumlah ujrah di dalam akad tersebut hakim menganggap terlalu tinggi dan mencederai rasa keadilan. Namun, adanya ketidak sesuaian dengan Fatwa DSN No. 112/DSN-MUI/IX/2017 dikarenakan hakim menolak gugatan penggugat dengan menyamakan antara ujrah dengan bunga. Penelitian ini akan menganalisis bagaimana pertimbangan hakim dalam memutus perkara ini. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan yaitu penelitian yang fokus pada objek penelitian berupa Putusan Pengadilan Agama Purbalingga Nomor 010/Pdt.GS/2020/PA.Pbg. Adapun pendekatan penelitian yang penulis gunakan adalah pendekatan yuridis normatif, yakni penelitian yang di fokuskan untuk mengkaji penerapan kaidah-kaidah atau norma-norma dalam hukum positif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, dokumentasi, wawancara. Sumber data primer yang digunakan yaitu salinan putusan Pengadilan Agama Purbalingga Nomor 010/Pdt.GS/2020/PA.Pbg. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertimbangan hakim dalam memutus perkara menyatakan gugatan penggugat dikabulkan sebagian karena didalam gugatan tersebut tentang besaran ujrah ditolak. Hakim mempertimbangkan bahwa ujrah 32% yang mana disamakan dengan bunga yang dinilai terlalu tinggi dan mencedrai rasa keadilan. Pertimbangan hakim melihat pada Pasal 1767 KUHPerdata sebagaimana Lembaran Negara Tahun 1848 No. 22 bahwa bunga menurut undang-undang adalah 6 % pertahun atau 0.5% perbulan. Hakim memutus perkara ini sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Namun, dalam pertimbangannya hakim tidak memakai pedoman Fatwa DSN No. 112/DSN-MUI/IX/2017 sebagai dasar hukumnya, yang mana kuantitas dan/atau kualitas ujrah harus jelas, baik berupa angka nominal, prosentase tertentu, atau rumus yang disepakati dan diketahui oleh para pihak yang melakukan akad. Kata Kunci: Wanprestasi, Akad Ijarah Multijasa, Fatwa DSN MUI No. 112/DSN-MUI/IX/2017.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Wanprestasi, Akad Ijarah Multijasa, Fatwa DSN MUI No. 112/DSN-MUI/IX/2017.
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.2 Muamalah
2x4. Fiqih > 2x4.2 Muamalah > 2x4.29 Aspek Muamalah lain (Taflis, Ihya ul mawaat, Ujroh (upah)Hajr, Luqatah, Kharaj, Jizyah)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Insya Akbar Muhammad sdr
Date Deposited: 15 Jul 2024 07:53
Last Modified: 15 Jul 2024 07:53
URI: http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/26162

Actions (login required)

View Item View Item