PENERIMAAN DIRI ORANG TUA BERBASIS SABAR DALAM MENGHADAPI ANAK GANGGUAN JIWA DI DESA BANJARSARI KECAMATAN AJIBARANG KABUPATEN BANYUMAS

BELA DWI, AYUNDA PUTRI (2023) PENERIMAAN DIRI ORANG TUA BERBASIS SABAR DALAM MENGHADAPI ANAK GANGGUAN JIWA DI DESA BANJARSARI KECAMATAN AJIBARANG KABUPATEN BANYUMAS. Skripsi thesis, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.

[img]
Preview
Text
Bela Dwi Ayunda Putri_Penerimaan Diri Orang Tua Berbasis Sabar Dalam Menghadapi Anak Gangguan Jiwa Di Desa Banjarsari Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Orang tua berharap anak memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang baik dalam fisik maupun psikisnya. Tapi tidak semua orang tua memiliki anak yang berkembang sesuai dengan yang semestinya, seperti halnya orangtua yang memiliki anak gangguan jiwa. Anak yang disebabkan oleh gangguan jiwa akan mengalami perubahan dalam berfikir, bertindak serta perubahan emosi yang tidak pasti. Apalagi perubahan tersebut terjadi pada remaja yang sedang dalam proses ke dewasa, dimana anak pada umumnya sedang mengejar cita-cita dan karir. Perubahan tersebut memberikan reaksi kebingungan dan shock yang terjadi pada orang tua dalam merawat anaknya. Untuk itu, perlunya penerimaan diri yang dilakukan oleh orang tua untuk menerima kondisi anaknya serta merawat anak gangguan jiwa dengan sabar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerimaan diri orangtua berbasis sabar dalam menghaapi anak yang mengalami gangguan jiwa di Desa Banjarsari Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Objek dalam penelitian ini yaitu upaya-upaya yang dilakukan penerimaan diri orang tua berbasis sabar dalam menghadapi anak gangguan jiwa. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 5 orang tua dan 3 subjek partisian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasanya setiap orang tua memiliki proses penerimaan diri yang berbeda-beda. Mulai dari fase menolak keadaan anak, marah ditunjukkan dengan ketidak pedulian terhadap anak, negosiasi dilakukan berkomunikasi dengan tuhan (sholat, berdoa), depresi memiliki tekanan eksternal dan internal, sampai pada penerimaan diri. Pennerimaan diri juga tidak lepas dari sabar yang ditunjukkan dengan mampu mengendalikan diri, tabah dengan kondisi tetapi tetap mengusahakan kesembuhan anak, kegigihan dengan upaya pengobatan anak, menerima kenyataan sebagai ujian dari Allah SWT, serta tidak putus asa dengan tetap melakukan usaha-usaha untuk kesembuhan anak walaupun hasilnya belum pasti.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Penerimaan Diri, Sabar, Orang tua, Gangguan Jiwa.
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 107 Education, research in philosophy
100 Philosophy and psychology > 150 Psychology
2x0 Islam (Umum) > 2x0.3 Islam dan Ilmu Sosial
2x5 Akhlak dan Tasawuf > 2x5.1 Akhlak > 2x5.11 Akhlak berdasarkan naqli
Divisions: Fakultas Dakwah > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Bela Dwi Ayunda Putri sdri
Date Deposited: 28 Jul 2023 05:11
Last Modified: 28 Jul 2023 05:11
URI: http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/21291

Actions (login required)

View Item View Item